Latar Belakang Berdirinya Pondok Pesantren Ihyaul Qur’an Nururrahman

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.”

Berdirinya Pondok Pesantren Ihyaul Qur’an Nururrahman bukan sekadar catatan sejarah kelembagaan, melainkan wujud nyata dari sebuah tekad baja, ketulusan cinta, dan cita-cita luhur yang berakar dari rahim pengabdian kepada umat.

  1. Ketulusan Niat dan Kemauan Keras Ibu
    Fondasi utama Pesantren ini diletakkan atas dasar kemauan keras yang tak pernah surut dari kedua orang tua kami, terutama Almarhumah/Ibu tercinta. Dengan ketulusan hati, keteguhan prinsip, dan visi yang jauh ke depan, beliau mewakafkan tanah dan harta dan untuk mendirikan sebuah benteng pendidikan Islam. Dorongan utama beliau didasari oleh kesadaran mendalam bahwa ilmu agama adalah warisan terbaik untuk menghidupkan hati umat (Ihyaul Qur’an) dan melahirkan generasi yang senantiasa berada dalam naungan petunjuk-Nya (Nururrahman).
  2. Restu dan Dukungan Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor
    Tekad mulia tersebut kian kukuh tatkala mendapat restu, bimbingan, dan dukungan penuh dari Bapak Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor dan Keluarga Besar IKPM Gontor Cabang Malang.
    Kehadiran dukungan moral dari ulama dan tokoh sentral pendidikan Islam memberikan arah perjuangan yang jelas, memastikan bahwa nilai-nilai keikhlasan, kemandirian, dan ruh keislaman yang kokoh akan senantiasa menjiwai setiap langkah perkembangan pesantren ini.

Tinggalkan Balasan

Designed with WordPress

Eksplorasi konten lain dari IHYAUL QUR'AN NURURRAHMAN

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca